Inspektorat Canangkan Program APIP Lenga Desa

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri. Foto Ist.
Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri. Foto Ist.

Bima, Detaintb.com–Inspektorat Kabupaten Bima mencanangkan program APIP Lenga Desa Senin (22/5). Program ini sebagai solusi mengatasi masalah pengelolaan keuangan desa.

Pelaksanaan program APIP Lenga Desa ini diyakini untuk menuju pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran.

Hadir Bupati Bima, Wakil Bupati, para Camat, perwakilan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara dan Ketua BPD.

Bacaan Lainnya

Dalam kata pengantarnya Inspektur Inspektorat Kabupaten Bima, H Abdul Wahab Usman, menjelaskan program APIP Lenga Desa ini diyakini sebagai solusi mengatasi masalah di desa.

Program Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Lenga Desa ini merupakan akrononim dari eksistensi pengelolaan keuangan desa.

Program ini lahir dari keinginan semua pihak yang menginginkan pemerintahan desa lebih baik lagi ke depan.

“Usai pelantikan 57 kepala desa beberapa waktu lalu, ada semangat untuk jauh lebih baik lagi,” kisah dia mengawali muncul ide program APIP Lenga Desa.

Dari semangat itu, lanjut dia, dipilih 1 desa untuk 1 Kecamatan sebagai model. Desa yang dipilih ini akan didampingi khusus.

“Kami sengaja memilih Desa yang baru dilantik ini. Sederhana saja alasannya, karena belum terkontaminasi dan masih bisa diarahkan,” imbuhnya.

Dia mengatakan, penentuan desa sebagai model dalam program ini tidak serta Merta berjalan mulus. Ada beberapa Desa juga yang menolak meski sudah diberi penjelasan.

“Ada 18 Desa yang menjadi percontohan, dari total 191 desa di Kabupaten Bima. Yang kami undang hadir ini ada Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara dan Ketua BPD,” tuturnya.

Kenapa program ini perlu, selama ini pihaknya melakukan pendampingan secara reguler dan tidak mampu menyentuh keseluruhan 191 desa.

“Dengan program APIP Lenga Desa ini kami akan lebih fokus dan intens berhubungan dengan desa. Lingkup kerjasama mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan,” paparnya.

Dia menjelaskan, para Kepala Desa dan perangkat desa ini akan dibina khusus oleh Irban  Wilayah dan setiap desa memiliki Narahubung yang berkomunikasi setiap saat dengan desa binaannya.

“Desa tidak memerlukan perubahan APBDes untuk membiayai kegiatan ini karena di Inspektorat telah menyediakan anggaran,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bima, H Dahlan M Nur,  mengatakan apa yang dilakukan harus ada progresifnya, tidak serta Merta menjadi pekerjaan rutinitas.

Anggaran desa lahir untuk digunakan untuk kepentingan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harus transparan dalam pengelolaan anggaran desa. Tugas Kepala Desa sangat berat dan kompleks. Semua orang ingin melihat hasilnya,” tandasnya.

Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri mengatakan, program APIP Lenga Desa sangat baik.

“Jangan karena baru ada masalah baru koordinasi dengan Inspektorat. Jangan pernah merasa dekat dengan siapa pun,” imbuhnya. (ck)

Pos terkait