142 Rumah di Bima Rusak Diterjang Angin Kencang-Tanah Longsor

BIMA-Bencana angin kencang dan tanah longsor kembali terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bima, kali ini terjadi di belasan desa yang tersebar di 9 kecamatan yang merusak sedikitnya 142 unit rumah warga maupun fasilitas sekolah. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam bencana ini.

Plt Pelaksana Kepala BPBD Kabupaten Bima, Fatahullah, menjelaskan sedikitnya 142 unit rumah warga dan fasilitas sekolah mengalami rusak bagian atap maupun tembok akibat diterjang angin kencang dan tanah longsong.

“Data yang kami himpun, sementara tercatat ada 142 unit rumah dan atap asrama pondok pesantren yang mengalami rusak,” ucap Fatahullah pada Jum’at 23 Januari 2026 malam.

Bacaan Lainnya

Kejadian angin kencang maupun tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah desa di Kabupaten Bima. Di Desa Pai Kecamatan Wera ada 1 unit rumah rusak pada bagian atap diterjang angin kencang.

Di Desa Mpili Kecamatan Donggo 16 unit rumah rusak bagian atap, Desa O’o 48 unit rumah bagian atap, Desa Kala 38 unit rumah rusak bagian atap, Desa Doridungga 9 unit rumah bagian atap, Desa Bumipajo 6 unit rumah rusak, Desa Mbawa 17 unit rumah warga rusak.

Desa Rasabou Kecamatan Tambora 1 unit rumah rusak bagian atap dan dinding, Desa Kaowa Kecamatan Lambitu 1 rumah rusak akibat tanah longsor, Desa Doro O’o Kecamatan Langgudu 1 rumah rusak akibat angin kencang.

Tanah retak dan terbelah terjadi di Desa Paradowane sepanjang 100 meter. Dampak dari kejadian tersebut, aktifitas lalu lintas untuk sementara menjadi terganggu.

Di Desa Kombo Kecamatan Wawo 2 rumah warga rusak bagian atap dan tembok, Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi, 1 unit rumah rusak, Desa Rade Kecamatan Madapangga 1 unit rumah rusak bagian atap.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap bencana angin puting beliung, tanah longsor, banjir bandang dan pohon tumbang,” pinta Fatahullah. (man)

Pos terkait