BIMA-Kepala BLUD Puskesmas Madapangga melalui Kasubag TU, Abdul Faruk mengatakan pihaknya rutin melaksanakan kegiatan Posyandu setiap bulannya. Sesuai program pokok, fokus pada kesehatan ibu dan anak serta keluarga.
“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi dan balita,” ucap Abdul Faruk.
Posyandu memiliki 10 program pokok, seperti kesehatan ibu dan anak. Program ini mencakup pemeriksaan kehamilan, pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dan pemantauan tumbuh kembang anak.
Pelayan KB, Imunisasi, Gizi, Pencegahan dan penanggulangan Diare dengan memberikan penyuluhan tentang prilaku hidup bersih dan sehat.
Selain itu, juga ada kegiatan melakukan penimbangan dan pemantauan pertumbuhan balita. Penyuluhan kesehatan dengan memberikan informasi dan edukasi mengenai berbagai aspek kesehatan kepada masyarakat.
“Juga memberikan pelayanan kesehatan dasar, dan tak kalah pentingnya yakni pengembangan kehidupan berkoperasi serta penghayatan dan pengamalan Pancasila,” terangnya.
Di Kecamatan Madapangga, terdapat 32 unit Posyandu yang tersebar pada 11 desa. Adapun jenis kegiatannya meliputi imunisasi bayi balita, penyuluhan untuk petugas kesehatan dan pemeriksaan ibu hamil dan melahirkan.
“Jadwal kegiatan posyandu mulai dari awal hingga akhir bulan, meliputi posyandu remaja dan lansia,” tambahnya
Untuk kegiatan imunisasi di setiap desa melibatkan semua unsur yang ada, yakni kolaborasi dengan bidan desa, kader posyandu, petugas promosi kesehatan (Promkes), Petugas gizi dan imunisasi.
“Kemarin, Puskesmas Madapangga menyelenggarakan kegiatan posyandu di Desa Campa. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar karena disambut positif oleh masyarakat setempat,” terangnya.
Puskesmas Madapangga akan melaksanakan Program Presiden yang disebut dengan CKG ( Cek Kesehatan Gratis). Tujuannya untuk memeriksa kesehatan diri sendiri.
Bagi warga yang sudah faham dengan aplikasi mereka bisa melihat melalui handphone masing-masing dan yang belum faham dengan aplikasi tersebut, mereka diharapkan bisa hadir langsung di PKM Madapangga untuk melakukan cek kesehatan.
Terkait dengan program CKG ditemui sejumlah kendala, seperti masih banyak dijumpai masyarakat tidak patuh terhadap program ini yang seharusnya masyarakat harus lebih awal memeriksa dan melakukan pengecekan langsung sebelum sakit.
Namun rata- rata warga masyarakat dijumpai setelah sakit baru melakukan pemeriksaan jenis penyakit yang dideritanya. Demi memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, petugas PKM Madapangga tetap melayani dengan baik, bekerja profesional dan lebih mengedepankan pelayanan prima untuk semua jenis pelayanan terutama pelayanan terhadap ibu hamil, bayi dan balita.
“Petugas hendaknya dapat selalu aktif melakukan pelayanan dan pelaporan karena setiap kegiatan harus bisa diinput. Layani lah pasien dengan baik dan benar, jika itu dilakukan maka masyarakat puas terhadap pelayanan yang diberikan,” tandasnya. (man)





