Kasus Penganiayaan Oleh Anggota DPRD Bima Berakhir Damai?

BIMA-Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Bima, M Syahrul Sa’ban beserta dua adiknya berakhir damai. Korban sepakat menyelesaikan persoalan di luar Pengadilan.

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Abdul Malik, mengaku perkara yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Bima beserta kedua adiknya sudah damai.

“Pelapor dengan tersangka menyampaikan kepada kami mereka sudah ada kesepakatan damai,” ucap Abdul Malik via sambungan WhatsApp pada Sabtu 13 Desember 2025.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, lanjut Abdul Malik, pihaknya masih menunggu kehadiran korban secara fisik untuk mencabut laporan Polisi di Polres Bima. “Kami masih menunggu korban darang mencabut kembali laporan. Kalau tidak, kami tetap proses sesuai SOP yang berlaku,” tegasnya.

Sesuai informasi yang diterima, baik korban maupun pihak tersangka akan hadir di Polres Bima pekan depan. “Salah satu pihak saat ini di rumah sakit, janjinya pekan depan mereka datang untuk menyelesaikan semuanya,” ucapnya.

Menurut dia, peristiwa dugaan penganiayaan tersebut bermula adanya persoalan internal keluarga. Namun pihaknya tidak ingin mencampuri urusan keluarga. “Kita selidiki mengenai tindak pidananya,” ujarnya. (man)

Pos terkait