Dikes Bima Hadirkan Sembilan Layanan Kesehatan Saat Selasa Menyapa di Donggo‎

BIMA-Jajaran Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima menghadirkan sembilan layanan kesehatan saat kegiatan Selasa Menyapa di Desa O’ o dan Desa Doridungga Kecamatan Donggo pada Kamis 28 November 2025.

‎Agar pelayanan tersebut sukses, Dikes menggandeng organisasi profesi antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), ‎Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bima dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).

‎Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, Suryadin mengatakan Dikes menghadirkan pelayanan yang terintegrasi saat program Selasa Menyapa di Desa O’o dan Desa Doridungga Kecamatan Dinggo.

“Misalnya ada pelayanan Gizi, Promosi Kesehatan (Promkes), dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) mencakup pengobatan gratis, kelas ibu hamil, Kelas gizi, pembagian paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bumil dan balita dan Penanganan Limbah Medis,” terangnya.

‎Selain itu, juga ada layanan lainnya berupa donor Darah, Pemeriksaan Golongan Darah, Penyuluhan dan Pemeriksaan gigi, Deteksi dini kanker payudara, Pelayanan Kesehatan Mata, Pelayanan Fisioterapi dan khitanan masal.

“‎Sebanyak delapan dokter bertugas di pos pelayanan kesehatan yang bertempat di SDN Doridungga dan Para dokter tersebut didukung oleh 76 personil tenaga medis lintas profesi yaitu tenaga gizi, Promosi Kesehatan , ahli kesehatan masyarakat dan Bidan Desa,” jelasnya.

‎Selain Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KAB) Kabupaten Bima bermitra dengan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima mengadakan kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting)

‎Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi para Kepala OPD terkait, Camat Donggo dan Kades Doridungga, dalam peninjauan ke sejumlah titik pelayanan menyampaikan agar masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kehadiran pusat layanan Pemerintahan di desa tersebut.

‎Bupati berharap masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi kesehatan dan menikmati kesehatan gratis. (man)

Pos terkait