BIMA-Kantor Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima terbakar pada Sabtu 6 Juni 2026 dini hari. Beberapa hari sebelum terbakar, kantor tersebut sempat disegel kelompok mahasiswa.
Kepala BPMDes Kabupaten Bima, H Masykur heran mengetahui Kantor Desa Sampungu terbakar. “Ko bisa terbakar,” ucapnya saat dihubungi detailntb.com pada Sabtu pagi.
Ia mengakui, beberapa lalu ada aksi demo dari sekelompok mahasiswa desa setempat yang mempertanyakan penggunaan dana BUMDes sebesar Rp 200 juta lebih. “Aksi tersebut berakhir dengan penyegelan kantor,” cerita H Masykur.
Menanggapi aksi tersebut, pihaknya sudah memanggil Kepala Desa Sampungu, pengelola BUMDes hingga kelompok mahasiswa untuk dilakukan klarifikasi.
Hasil klarifikasi, dana BUMDes dikelola dalam berbagai program, di antaranya pemberian bibit jagung, obat-obatan kepada petani yang dibayar setelah panen. “Serta ada beberapa program yang lain,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Kantor Desa Sampungu terbakar sekitar pukul 03.20 WITA dini hari pada Sabtu 6 Juni 2026. Seluruh bangunan hangus terbakar.
Diduga seluruh isi dalam kantor maupun dokumen-dokumen penting lainnya ikut hangus terbakar. Hingga kini belum diketahui penyebab terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. (man)






